Cara Hitung Penyusutan Mesin

Postingan ini akan membahas Cara Hitung Penyusutan Mesin menggunakan metode garis lurus.

Mas, ada soal begini, tolong dibantu ya. Dibeli mesin pada tanggal 12 Agustus 2014. Umur ekonomis mesin tersebut adalah 8 tahun. Berapakah nilai penyusutan per bulan dari mesin tersebut ?

Untuk menyelesaikan kasus diatas, pertama-tama kita harus mengetahui terlebih dahulu nilai/harga beli mesin tersebut. Informasi nilai pembelian penting untuk menentukan besar perhitungan penyusutan.

Dari contoh pertanyaan pengunjung blog diatas, kita berasumsi sebagai berikut :

Pada tanggal 12 Agustus 2014 dibeli mesin dengan harga beli Rp. 56.000.000,-. Masa pakai mesin diperkirakan 8 tahun. Pertanyaannya, berapa nilai penyusutan per bulan ?

Jawab :

Pertama, menentukan nilai penyusutan per bulan :

= Harga Perolehan dibagi Umur Ekonomis (8 tahun x 12 bulan)

= Rp. 56.000.000,- : (8 x 12)

= Rp. 56.000.000,- : 96 bulan

= Rp. 583.333.333333333


banner-iklan-boa-aset


Kedua, jika kita ingin mengetahui akumulasi penyusutan sampai dengan tanggal 31 Maret 2016

= Nilai Penyusutan Per Bulan dikali Jumlah Bulan (dari 12 Agustus 2014 s/d 31 Maret 2016)

= Rp. 583.333.333333333 x 20 bulan

= Rp. 11.666.666.6666667,-

Jika ingin mengetahui nilai buku atas mesin tersebut, caranya seperti ini :

= Harga Perolehan dikurangi dengan Akumulasi Penyusutan

= Rp. 56.000.000,- dikurangi Rp. 11.666.666.6666667,-

= Rp. 44.333.333.3333333

Baca juga : Cara menentukan golongan dan umur ekonomis penyusutan aktiva

Mau ikut pelatihan/kurus pembukuan retail menggunakan software ? Daftar Disini


Tinggalkan pesan yaa...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s