Cara Perhitungan PPh Pasal 21

Pph21PPh Pasal 21 adalah pasal yang mengatur pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima dari pekerjaan / jasa baik dalam hubungan kerja maupun dari pekerjaan bebas oleh WP (Wajib Pajak) perorangan dalam negeri.

Contoh perhitungan PPh Pasal 21 sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-31/PJ/2012 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi.

Abdul bekerja sebagai pegawai pada perusahaan PT Mandiri Karya Abadi, yang belum menikah, memperoleh gaji sebulan dengan rincian sebagai berikut :

Gaji Pokok Rp. 3.000.000,-
Komponen Penambah :
Jaminan Kecelakaan Kerja 0,5% dari gaji
Jaminan Kematian 0,3% dari gaji


banner-iklan-boa


Komponen Pengurang :

Biaya jabatan 5%
Iuran Pensiun Rp. 50.000,-
Iuran Jaminan Hari Tua Rp. 60.000,-

Penghitungan PPh Pasal 21 bulan Juli 2013 adalah sebagai berikut:

Perhitungan PPh 21

Dari tabel perhitungan diatas, karena Abdul belum menikah, maka PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) menggunakan nilai Rp. 24.300.000,-/tahun atau Rp. 2.025.000/bulan

Besar nilai PTKP berdasarkan status perkawinan adalah sebagai berikut :

  • TK/0 = Rp. 24.300.000,-/tahun
  • K/0 = Rp. 26.325.000,-/tahun
  • K/1 = Rp. 28.350.000,-/tahun
  • K/2 = Rp. 30.375.000,-/tahun
  • K/3 = Rp. 32.400.000,-/tahun

Tinggalkan pesan yaa...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s