Contoh Perhitungan Penyusutan Metode Garis Lurus

Alhamdulillah tulisan tentang Perhitungan Penyusutan Metode Garis Lurus saat ini berada diposisi atas search engine google dengan kata kunci “penyusutan garis lurus”. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan pembaca sekalian

Dalam tulisan ini, saya ingin mencoba memberikan penjelasan lebih lanjut tentang perhitungan penyusutan metode garis lurus. Silahkan dibaca, dikomentari, sama-sama berdiskusi dan di share pengetahuan berikut ke yang lain melalui media social ya (:

Seperti yang telah kita ketahui bersama, rumus perhitungan penyusutan metode garis lurus adalah :

Perhitungan dengan menggunakan nilai residu :
= (Harga Perolehan – Nilai Sisa/Residu) : umur ekonomis (hitungan per bulan, karena beban penyusutan dihitung per bulan)

Perhitungan dengan tidak menggunakan nilai residu :

= Harga Perolehan : umur ekonomis (hitungan per bulan, karena beban penyusutan dihitung per bulan)

Karena beban penyusutan harus dicatat setiap bulannya, maka kita harus mencari nilai penyusutan masing-masing aktiva dalam satu bulannya.

Berikut contoh perhitungan metode penyusutan garis lurus.

Kasus : Dibeli sebuah bangunan pada tanggal 6 Agustus 2000 dengan harga beli (nilai perolehan) sebesar 1.2M dengan masa manfaat selama 20 tahun.

Soal : Hitunglah besar penyusutan per bulan dan akumulasi penyusutan sampai dengan bulan Desember 2004

Jawaban :

Perhitungan dengan menggunakan metode perhitungan manual

Pertama, kita hitung dahulu penyusutan per bulannya brp dengan rumus
= Harga Perolehan : Umur Ekonomis (hitungan per bulan, karena beban penyusutan dihitung per bulan)
= 1.200.000.000 : (20×12) (angka 20 = 20 tahun, 1 tahun ada 12 bulan. Jadi 20 x 12 = 240 bulan)
= 1.2000.000.000 : 240 bulan
= 5.000.000 <<== Ini adalah nilai penyusutan per bulannya

Kedua. kita hitung Akumulasi Penyusutannya dari Agustus 2000 sampai Desember 2004
= Nilai penyusutan per bulan x (jumlah bulan dari Agustus 2000 sampai Desember 2004)
= 5.000.000 x 53 bulan
= 265.000.000

Perhitungan dengan menggunakan alat bantu software

Kita cukup mengisi nama, kelompok, tanggal beli, harga beli (harga perolehan) kemudian klik tombol hitung. Selesai (:
data-harta-tetap


banner-iklan-boa-aset


Semoga tulisan ini bisa lebih membantu memecahkan masalah tentang penyusutan aktiva menggunakan metode penyusutan garis lurus.

Orang bijak selalu meninggalkan jejak (komentar & sharing diskusi) :p

Baca juga :

Contoh hitung penyusutan kendaraan

Contoh hitung penyusutan mesin

Cara menentukan golongan dan umur ekonomis penyusutan aktiva

Mau ikut pelatihan/kurus pembukuan retail menggunakan software ? Daftar Disini


82 thoughts on “Contoh Perhitungan Penyusutan Metode Garis Lurus

  1. Klo soalnya gini nilai tanah 42 juta dan sisanya nilai gedung umur ekonomis di taksir 20 tahun AJP nya gimana ?
    Tolong jelasin ya

    1. Maaf sob setelah saya hitung
      Jumlah bulan dari agustus 2000 sampai 2004
      Hasilnya 52 bulan sob bukan 53…
      Karena dari agustus ke september itu baru di hitung satu bulan…
      Jadi tahun 2000 dari agustus sampe desember hanya 4 bulan baru di tambahkan 48 dan hasilnya 52…

      1. itu bener 53 bulan ,bulan agustus ny di hitung ,jadi dari agustus smpe desember thun 2000 itu 5 bulan ,sisanya 12 bulan x4 tahun

      1. Maaf sob untuk sebelumnya setelah saya hitung postingan sob di atas
        Kayaknya sih ada yg salah dengan jumlah bulan karena dari hitungan bulan dari agustus 2000 ke desember hanya ada empat bulan …
        Karena agustus ke september itu baru di hitung satu bulan … jadi sampai bulan desember 4 bulan…di tambah dengan jumlah bulan dari 2001-2004=52 bulan …
        Maaf ya

      2. Ada 2 jenis kebijakan yg biasanya digunakan perusahaan pada umumnya; tgl pembelian/tgl perolehan diatas tgl 15 akan dibebankan dibulan kedepannya dan kebijakan yg langsung membebankan biaya penyusutan jika tgl pembelian/tgl perolehannya dibawah tgl 15. Pd contoh soal diatas, tgl pembelian/tgl perolehan adalah 6 agustus 2000

  2. Terimakasih artikelnya sangat membantu. Kebetulan saya lagi TA pake Zahir. Saya agak bingung kalo pas perhitungan harta tetap di Zahir itu kan yang dimasukin harga belinya, tapi kalo yg di neraca saldonya itu harus sama atau engga ya Pak? Mohon dijawab..

    1. Sama apanya nih?
      Klo harga beli itu masuk di post akun aktiva (Mis: Kendaraan)
      Akumulasi penyusutan dan biaya penyusutan setiap bulan nilainya pasti sama (segitu-gitu aja)

  3. thanks…mudah dipahami penjelasannya dan sangat membantu…cuman kalo ada kapitalisasi baik yang menambah masa manfaat ataupun yang tidak menambah masa manfaat ? contoh….harga perolehan gedung pada tahun 2012 1,2 M, dengan masa manfaat 20 tahun,..lalu pada tahun 2011 ada rehab sebesar 100 juta….bagaimanakah nilai penyusutanya ?..terima kasih banyak sebelumnya…

    1. umpang tanya, kalau harga perolehan gedung pada tahun 2012 1,2 M, dengan masa manfaat 20 tahun,..lalu pada tahun 2013 ada rehab sebesar 100 juta….bagaimanakah nilai penyusutanya ?..terima kasih banyak

  4. alhamdulillah sangat membantu, sekarang udah ga bingung lagi sama perhitungan metode garis lurus. penjelasannya singkat padat & jelas. mohon beri saya link yang berisi materi akuntansi dasar sampai kepada akuntansi keuangan (bank)

  5. Mas untuk contoh perhitungan di ataskan tidak menggunakan nilai sisa/residu mau nanya:
    apakah Metode Garis Lurus ini sebaiknya perhitungan depresiasinya menggunakan nilai sisa, atau seperti apa??? dan untuk menentukan nilai residunya menggunakan rumus atau hanya estimasi bebas???
    Terima ksih….

  6. Terima kasih mas, berarti nilai sisa=estimasi harga jual aset pasca slsai umur eknomi???
    lalu apa acuan penentuan besaran nilai sisa??

  7. mas, kalau nilainya 235.114.774 trus umur ekonomis 40 tahun, penyusutan per tahunnya kan jadi 5.877.869,35 ,,kalau mau dibulatkan jadi gak berkoma gimana?sementara nilai residu nya harus 0

  8. Kak minta.bantuannya
    Pt mata hati membeli.mesin foto copy 5 buah @Rp 100.000.000 tanpa nilai sisa .menurut pajak mesin tersebut masuk ke harta berwujud bukan bagunan kelompok.
    Menggunakan Metode garis lurus dan saldo menurun ???

  9. assalamualaikum, salam kenal pak
    mohon penjelasannya ketika tombol “rekam” diklik maka data akan tersimpan dimana? terima kasih

  10. Artikel yang sangat bermanfaat, penjelasannya simple dan mudah dimengerti, namun ada yang mau saya tanyakan kira2 untuk menghitung nilai residu suatu barang caranya gimana yah?
    tks

  11. Klo misal kita Beli Truck secara Kredit. Nilai truck misal 500jt, tp klo kredit setelah masa kredit jatuhnya misal jd 600jt. Pbbn d Aset 500jt apa 600jt…??
    Mohon bantuan Jurnalnya. Thanks…

  12. Misalnya ada pertanyaan begini : Pt. Olivier membeli 2 komputer dgn merk sony dan apple. Sony dibeli tgl 16 juni 2015, apple tgl 23 juni 2015. Tgl 7 juli 2015, pt olivier beli komp merk HP. Bagaimana cara menghitung penyusutan dari komp merk sony dan apple jika perusahaan menggunakan metode perhitungan full dan bagaimana cara menghitung penyusutan utk komp HP jika perusahaan menggunakan metode PRORATE? (Cut off date : 20 juni 2015)

    Mohon bantuannya. Terima kasih

  13. Kalau harga perolehannya Rp120juta kemudian disusutkan menjadi Rp72juta lalu di jual pada 5jan 2014 secara tunai dengan harga Rp60juta
    Itu cara menghitung laba rugi nya macam mana pak cara kerjanya

  14. Terima Kasih atas ilmunya.. sangat membantu.. kami sudah 3 tahun gunakan zahir tapi sampai sekarang di tempat kami belum bisa dijalankan..

  15. Mau tanya kalau soalnya yg diketahui harga perolehan = 10.000.000
    Nilai residu = 1.000.000
    Cara menentukan umur ekonomisnya gimana? Tolong bantuannya ya kak:)

      1. kalo ad soal april 2015ditentukan nilai ekonomis gedung 20 tahun,dan pada maret 2015
        umur ekonomisnya ke 24 .it akum.penyusutannya gmn ?

  16. jika terdapat jenis aset bangunan permanen dengan tahun beli 06 juli 2013 , harga beli 400.000.000 dan dengan nilai residu 50.000.000
    itu untuk perhitungan umur ekonomisnya jadi brapa ya jika diasumsikan dalam metode garis lurus makasih

    1. Umur ekonomis itu ditentukan bukan dari nilai perolehan atau nilai residu.
      Umur ekonomis ditentukan berdasarkan Keputusan Mentri Keuangan no.96/PMK.03/2009. Silahkan di googling aja yaaa
      Misal :
      1. Sepeda motor = Gol. 1 = 4 tahun
      2. Mobil = Gol. 2 = 8 tahun

  17. Assalamualaikum Wr. Wb Kang Dendy artikelnya sangat membantu.
    Saya mau bertanya kalau perhitungan untuk nilai sisa buku bangunan permanen itu bagaimana caranya? Kan pakai metode garis lurus ya ??

  18. Bagi” ilmu dan sharing nya sangat membantu mas. Terima kasih.

    Saya mau bertanya, jika tidak ingin menjual lagi misal mesin berarti tidak ada nilai residu? Bagaimana menentukan nilai residu jika baru rencana mau menjual mesin?

  19. terima kasih mas.
    tapi saya dapat soal seperti ini

    harga perolehan pada tgl 1 juni 2015 sebesar $55.000
    ditaksir umur ekonomis 10 tahun
    perkiraan nilai sisa $1000
    berapa beban penyusutan akhir 2014?

    mohon penjelasannya mas.
    terima kasih

  20. Sy membeli perahu 3 tahun lalu seharga Rp.4.700.000…masa pakai perahu diperlirakan 4 tahun. harga jual perahu tsb skrg ini adlh 2.500.000…berapakah besaran per bulan penyusutan perahu itu saat ini ? tolong mas sy lg butuh jawabanx….

  21. terima kasih sharenya, … mhon maaf sya nanyak sdikit kira2 cara sederhana mngetahui mengenai masa manfaatx gmna ya ?? contoh diatas disebutkan 20 tahun ???

  22. Mau nanya mas bilamana kendaraan menggunakan nilai residu untuk golongan 1 ternyata masa manfaatnya sudah habis sedangkan nilai buku masih ada, klo menemukan hal tersebut apakah nilai bukunya jadi 0 atau gimana, thanks berfore

Tinggalkan pesan yaa...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s