Rumus Perhitungan THR (Tunjangan Hari Raya)

August 26, 2010 at 8:19 am | Posted in Tempat Diskusi | 26 Comments

Tahukah anda bagaimana perusahaan membayar THR kepada pegawainya? Atau jangan-jangan tidak sesuai dengan standar yg sudah ditetapkan oleh pemerintah?

VHRmedia.com. Sampai detik ini norma penghitungan THR masih menggunakan Peraturan Mentri No. 4 tahun 1994. Menurut Peraturan Menteri (Permen) 04/1994, yang dimaksud THR adalah pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan yang berupa uang atau bentuk lain. Mungkin karena THR merupakan pendapatan tambahan, orang menyebutnya dengan istilah “gaji ke-13″.

Siapa yang wajib membayar THR?

Menurut Permen 04/1994, setiap orang yang mempekerjakan orang lain disebut pengusaha dan wajib membayar THR. Peraturan perundang-undangan tidak mempersoalkan apakah seorang pengusaha itu perseorangan, memiliki perseroan terbatas, yayasan, atau perkumpulan. Pada intinya, setiap orang yang mempekerjakan orang lain dengan imbalan upah wajib membayar THR.

Apa semua pekerja berhak atas THR?

Menurut Pasal 2 Permen 04/1994, pengusaha wajib membayar pekerja yang sudah bekerja secara berturut-turut selama 3 bulan atau lebih. Peraturan ini tidak membedakan status pekerja, apakah karyawan tetap, karyawan kontrak, ataupun karyawan paruh waktu. Asal seorang pekerja telah bekerja selama 3 bulan berturut-turut, ia berhak atas THR.

Berapa Besar THR Anda?

Besar uang THR yang diterima seorang pekerja diatur melalui Pasal 3 Permen 04/1994 dengan rumus sebagai berikut.

  1. Masa kerja 12 bulan atau lebih   = 1 x upah sebulan.
  2. Masa kerja 3 – 12 bulan              =  (jumlah bulan masa kerja  x 1 bulan upah) : 12 bulan

Bagi pekerja dengan masa kerja yang lebih dari1 tahun atau kurang dari 1 tahun biasanya tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan

Lalu, apa yang dimaksud dengan upah? Apakah nilai THR itu dihitung berdasarkan upah pokok saja atau seluruh upah?

Menurut Pasal 3 Ayat (2) Permen 04/1994, yang dimaksud upah adalah upah pokok ditambah tunjangan-tunjangan tetap.

Yang harus dicatat, ketentuan THR menurut Permen 04/1994 adalah ketentuan jumlah minimum. Apabila perusahaan memiliki aturan perusahaan, atau kesepakatan kerja bersama, atau kesepakatan kerja yang memuat ketentuan jumlah THR lebih dari ketentuan peraturan tersebut, maka jumlah yang lebih tinggi yang berlaku. Sebaliknya, apabila ada ketentuan yang mengatur jumlah THR lebih kecil dari ketentuan yang diatur oleh peraturan tersebut, maka yang berlaku adalah ketentuan Permen 04/1994.

Kapan THR harus dibayarkan?

Menurut Permen 04/1994, THR harus dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamanaan si pekerja. Namun apabila ada kesepakatan antara pengusaha dan karyawan untuk menentukan hari lain pembayaran THR, hal itu dibolehkan.

Bolehkah THR dalam bentuk barang?

Menurut Pasal 5 Permen 04/1994, THR bisa diberikan dalam bentuk selain uang dengan syarat sebagai berikut:

  1. Harus ada kesepakatan antara pekerja dan pengusaha terlebih dahulu,
  2. Nilai yang diberikan dalam bentuk non-tunai maksimal 25% dari seluruh nilai THR yang berhak diterima karyawan, dan
  3. Barang tersebut selain minuman keras, obat-obatan, dan bahan obat, serta
  4. Diberikan bersamaan pembayaran THR.

Bagaimana jika dipecat (PHK) sebelum Hari Raya?

Banyak perusahaan yang memecat (PHK) karyawannya sebelum Hari Raya atau membuat kontrak yang berakhir sebelum Hari Raya untuk menghindari kewajiban membayar THR. Namun sebenarnya Permen 04/1994 sudah mengantisipasi melalui Pasal 6 yang mengatur bahwa pekerja yang dipecat (PHK) maksimum 30 hari sebelum Hari Raya si pekerja, ia tetap berhak atas THR.

Lain halnya untuk karyawan kontrak. Karyawan yang kontraknya berakhir paling lama 30 hari sebelum Hari Raya si pekerja, ia tidak berhak atas THR.

Bagaimana jika perusahaan tidak mampu?

Pasal 7 Permen 04/1994 menentukan, apabila pengusaha tidak mampu membayar THR boleh membayar THR lebih kecil dari ketentuan yang berlaku dengan syarat:

1. Mengajukan permohonan penyimpangan jumlah pembayaran THR kepada Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
2. Pengajuan paling lambat 2 bulan sebelum Hari Raya karyawannya.
3.Mengenai jumlah THR yang wajib dibayarkan ditentukan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Bagaimana jika pengusaha melanggar ketentuan ini?

Menurut Pasal 8 Permen 04/1994, pengusaha yang melanggar ketentuan pembayaran THR diancam dengan hukuman baik pidana kurungan maupun denda.

Apa yang bisa dilakukan jika hak Anda dilanggar?

Jika hak atas THR dilanggar, Anda dapat mengadukan masalah ini ke Dinas Tenaga Kerja setempat. Selain itu Anda dapat mengajukan gugatan perselisihan hak ke Pengadilan Hubungan Industrial di provinsi tempat Anda bekerja. (Margiyono)

©2009 VHRmedia.com

About these ads

26 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. saya bekerja di perusahaan swasta dikontrak 6 bulan dan baru 4 bulan saya bekerja. Tapi apakah rumus dalam menghitung THR = (jumlah bula masa kerja x satu bulan upah):12 bulan..!!!
    padahal saya cuma dikontrak 6 blan kerja..
    apakah bisa jika rumus itu dibagi masa kontrak..??

  2. mau tanya..
    saya sebelumnya dikontrak 6 bulan, lalu diperpanjang masa kontrak kerja 6 bulan.
    katakan saja saya masuk masa kerja ke bulan 8, apakah saya mendapatkan THR hanya 2 bulan atau 8 bulan?
    perhitungan THR-nya seperti apa ya? apakah saya berhak mendapatkn THR??
    terima kasih..

  3. Sesuai dg Kepmen 4/1994 pasal 3 ayat 1 sbb :

    1. Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 ditetapkan
    sebagai berikut:
    a. pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
    menerus atau lebih sebesar 1(satu) bulan upah.
    b. Pekerja yang mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus menerus
    tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional dengan
    masa kerja yakni dengan perhitungan masa kerja/12 x 1(satu) bulan

    Namun ada baiknya jika Eka dan wmot memeriksa ulang surat perjanjian kontrak yang pernah kalian tandatangani. Apakah ada memuat butir-butir yang mengatur masalah THR. Sesuai dengan Kepmen sih, harusnya seluruh karyawan baik karyawan tetap maupun kontrak, wajib atas THR dengan rumus perhitungan standar :
    1. Masa kerja 12 bulan atau lebih = 1 x upah sebulan.
    2. Masa kerja 3 – 12 bulan = (jumlah bulan masa kerja x 1
    bulan upah) : 12 bulan

  4. kalau 5 tahun masa kerja tu gimana cara cari thr tu pak???

    • Sesuai dg Kepmen 4/1994 pasal 3 ayat 1, yg menyatakan besarnya THR untuk masa kerja 12 bulan atau lebih = 1 x upah sebulan.
      Ada beberapa perusahaan yang memberi lebih dari itu, mungkin dengan pertimbangan selama 5 tahun (atau lebih) karyawan tersebut dianggap kompeten dan loyal terhadap perusahaan.

      Namun pada akhirnya sih, perhitungan besarnya THR kembali kepada kebijakan dari perusahaan masing-masing.
      *ngarep.co.id :p

  5. Saya Mau Tanya,,,
    Saya Sudah Bekerja selama 5 bln dimana 3bln masa training bsakah saya mendapat THR dan Libur untuk lebaran,,,
    Dan jika saya tidak mendapatkan semua itu bahkan libur hanya di batasi 3hri saja
    didalam surat kontrak tidak ada pasal yang memuat aturan soal THR

    • Menurut Permen No.04/MEN/1994 – TUNJANGAN HARI RAYA KEAGAMAAN BAGI PEKERJA DI PERUSAHAAN

      Pasal 2

      1.Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 ditetapkan sebagai berikut:

      a.Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih sebesar 1(satu) bulan upah.
      b.Pekerja yang mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus menerustetapi kurang dari 12 bulan diberikan secra proporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan masa kerja/12 x 1(satu) bulan upah .

      2. Upah satu bulan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah upah pokok di tambah tunjangan-tunjangan tetap.

      3. Dalam hal penetapan besarnya nilai THR menurut Kesepakatan Kerja(KK), atau Peraturan Perusahaan (PP) atau Kesepakatan Kerja Bersama(KKB) atau kebiasaan yang telah dilakukan lebih besar dari nilaiTHR sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) maka THR yang dibayarkankepada pekerja sesuai dengan Kesepakatan Kerja, Peraturan Perusahaan, Kesepakatan Kerja Bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan.

      Semoga perusahaan Anda memiliki kebijakan yang baik yang selalu memperhatikan han dan kewajiban pekerjanya. Amin

      Terima kasih

  6. Bagaimana jika dipecat (PHK) sebelum Hari Raya?

    Banyak perusahaan yang memecat (PHK) karyawannya sebelum Hari Raya atau membuat kontrak yang berakhir sebelum Hari Raya untuk menghindari kewajiban membayar THR. Namun sebenarnya Permen 04/1994 sudah mengantisipasi melalui Pasal 6 yang mengatur bahwa pekerja yang dipecat (PHK) maksimum 30 hari sebelum Hari Raya si pekerja, ia tetap berhak atas THR.

    Lain halnya untuk karyawan kontrak. Karyawan yang kontraknya berakhir paling lama 30 hari sebelum Hari Raya si pekerja, ia tidak berhak atas THR.

    Permen 04 Tahun 1994 Pasal 6 Ayat 2
    isinya ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 tidak berlaku bagi pekerja dalam hubungan kerja waktu tertentu yang hubungan kerjanya berakhir sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan.

    saya tidak menemukan “paling lama 30 hari” dalam Permen tsb.

    Mohon pencerahannya

    Terima kasih

  7. Bagaimana cara perhitungan THR jika kerja di shipyard,apakah tetap di kali 173 jam atau 60 jam,thanks before.

  8. Bagaimana perhitungan kerja THR di shipyard,apa dikali 173 jam atau 160 jam???

  9. Selamat Sore
    Saya ingin bertanya
    Saya sudah berkerja selama 20 bulan
    Dan pada bulan ke 14 gaji pokok saya naik.
    Untuk perhitungan pajaknya bagaimana ya ?

  10. mau tanya,
    jika karyawan yg sudah bekerja lebih dari 3 tahun, apakah THR nya hanya mendapatkan 1 bulan gaji saja, atau ada perhitungan lain tentang THR karyawan yang sudah bekerja lebih dari 3 tahun atau 3 tahun ke atas

  11. Saya mau tanya.
    Gimana cara menghitung masa kerja untuk perhitungan THR? Apakah dihitung mulai tanggal masuk kerja sampai dengan tanggal pemberian THR atau dihitung mulai tanggal masuk sampai dengan tanggal hari raya? Misalnya masuk kerja tgl 4 April 2013 dan hari raya jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013, kemudian THR diberikan tanggal 31 July 2013, bagaimana perhitungannya? Apakah ada aturan atau UUnya? Mohon penjelasannya. Terima kasih

  12. Dear Pak Deddy,
    Mohon bantuan untuk solusi karena ada suatu masalah pembayaran THR .
    Kami bekerja di sub kontraktor , perjanjian kerja PKWTT dengan masa kerja sudah lebih setahun , dalam tahun 2013 ini ada kenaikan . Contoh : Aug 12 – Jun 13 , upah : 120.000,- pada July – agus 150.000 ,- naik lagi : perusahaan membayar THR dengan upah lama ,,, yang ditanyakan apakah ada Undang2 peraturan pembyaran THR pakai upah lama atau upah yang baru.

  13. saya sdh 10 th bekerja pada 1 juni 1994 saya telah di phk sedang hari raya kurang 3 bln apakah kami berhak menerima thr, gimana caranya tks

  14. saya pegwai kontrak sudah 10 thn. tapi kenapa ngg dites jad pegwai tetap juga?

  15. Apakah bisa kalau melebihi yg di tentukan untuk yg kontrak tapi tidak diperkuat dengan peraturan perusahaan .

  16. terima kasih atas pengetahuannya pak

  17. suamiku sdh lebih 10Thn bekerja di sebuah perusahaan swasta sampai sekarang gaji pokok hanya 2Juta/bln+uang makan+traspor.Klpun terima THR hanya 1bln gaji pokok tanpa ada tunjangan tetap seperti traspor dan uang makan.Bagaimana itu apa tdk menyedihkan

    • Turut bersimpati ya bu. TETAP SEMANGAT!!! (:

  18. alhmdllah,biar pun gaji suami sy dibwh 2jt/bln tetap disyukuri thr pun dibyr 1bln gaji walau msh 10bln bekerja.yg penting bersyukur

    • Alhamdulillah. Semoga berkah ya bu. Amin YRA
      Tetap SEMANGAT!!!

  19. saya bekerja di ptpn 8 sebagai karyawan perusahaan karet tapi saya buka SKU tpai saya cuma KLM bekerja sudah 14 thn tapi mendapatkan THR cuma 242000 parah banget,gimana aturanya pak?

    • Aturannya kan sdh jelas di Permen 04/1994


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 76 other followers

%d bloggers like this: